Kamis, 14 Februari 2013

Aktif Di Dunia, Bahagia Di Alam Baqa



 AKTIF DI DUNIA , BERBAHAGIA DI ALAM BAKA
Oleh: DRS. H. IMAM GOZALI, M.Pd.I
الحمد لله رب العالمين اياه نعبد واياه  أنستعين اشهد أن لا إله إلاّالله وحده لاشريك له الملك الحق المبين وأشهد أنّ محمّدا عبده ورسوله المبعوث رحمة للعالمين اللهمّ صلّ على سيّدنا محمّد وعلى أله وأصحابه ومن تبعهم باحسان الى يوم إلى يوم الدّين اما بعد. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى حببنا ونبينا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛ فيا ايها الحاضرون اوصيكم ونسى بتقوالله كما امرالله علينا فى القرءن الكريم . أعوذ بالله من الشّيطان الرّجيم. بسم الله الرحمن الرحيم : ياأيّهاالّذين أمنوااتّقواالله حقّ تقاته ولاتموتنّ إلاّ وأنتم مسلمونز
JAMA'AH JUM'AH YANG BERBAHAGIA ... 
surat Al-Fatihah adalah Salah satu bacaan wajib dalam shalat karena  merupakan salah satu dari sekian rukun di dalam solat Di jelaskan di dalam Tafsir Ibnu Katsir (لا صلاة لمن لا يقرء الفتحة). Tidak sah solat bagi orang yang tidak membaca Al fatihah. Firman Alloh swt اياك نعبد واياك نستعين Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan. 
Pernyataan kita kepada Allah untuk beribadah hanya kepadaNya, kita tidak ingkar kepadanya. Aktifitas hidup ini, kita peruntukan Allah semata. Pernyataan kita ini sama persis dengan tujuan penciptaan manusia. Allah berfirman(QS. Adz Dzariyat 56وما خلقت الجن والانس الا ليعبدون  maksudnya;
Aku Ciptakan Jin dan Manusia hanya semata untuk mengabdikan dirinya kepada-Ku (Alloh)

HADIRIN YANG MULIA ... 
ٍSebagai implementasi pernyataan kita, kemudian bagaimana membuktikan pernyataan yang kita ucapkan selalu pada setiap saat itu? 
Kita khawatir jika nanti apa yang kita ucapkan, dengan kenyataannya jauh berbeda, bila demikian apa bedanya dengan orang-orang munafiq? 
Rasulullah saw bersada , tanda-tanda orang munafiq itu ada tiga, jika bicara bohong, jika bersumpah khianat, jika janji mengingkari. Begitulah rambu-rambu yang disampaikan Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam. Karenanya kita harus benar-benar mengabdikan seluruh hidup kita untuk Islam, hidup dalam Islam dan untuk Islam, yang pertama-tama harus kita lakukan adalah memahami tujuan hidup itu sendiri. Kita memahami bahwa hidup ini memang untuk beribadah, bukan untuk yang lain. Dan juga perlu direnung bahwa kita semua akan di kembalikan kehadirat Alloh, Sebagai 
Apakah kamu mengira bahwa kami menciptakan kalian sia-sia dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?, Maka Maha Tinggi Allah Raja yang sebenarnya, Tiada Tuhan selain Dia, yang mempunyai arsy yang mulia. (QS. Al-Mukminun 115-116) 

JAMAAH YANG BERBAHAGIA ... 
Setelah kita faham bahwa Allah Swt menciptakan kita untuk beribadah, maka kita juga harus serius dalam hidup ini. Pengabdian dan ketaatan kita hanya semata kepada Allah. Beribadah kepada Allah swt harus dijadikan prioritas. Jangan sampai ibadah hanya dijadikan kegiatan rutinitas tanpa makna. 
Manfaat dari ibadah ini bukan untuk Allah,tetapi semata-mata untuk kita sendiri. Allah tidak butuh apapun dari kita. Jika seluruh jin dan manusia sejak diciptakan hingga sekarang patuh dan tunduk kepada Allah, tidak sedikitpun menambah kekuasaan-Nya, dan, jika seluruh mahluk berpaling dari Allah, tidak akan berkurang kebesaran dan keagungan Allah Swt
Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka mengabdi kepadaKu. Aku tidak menghendaki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menginginkan mereka memberi makan kepadaKu. Sesungguhnya Allah. Dialah Maha Pemberi rizki, Yang memeliki Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” (QS. Adz-Dzariyat 56-58).

JAMAAH JUM’AT YANG BERBAHAGIA 
Setelah memahami bahwa hidup ini sepenuhnya mengabdikan diri kepada Alloh semata, maka kita harus memahami juga fungsi dunia, bagi kehidupan hidup di dunia ini. Allah menjelaskan dalam firmanNya: 
Dan tidaklah kehidupan dunia ini, melaikan main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahami. (QS. Al-An’am 32). 

Alloh Swt khabar kepada kita bahwa ada kehidupan yang lebih baik dari pada kehidupan dunia, kehidupan itu lebih abadi dan lebih baik. Itulah kehidupan akhirat. Di Akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya. Karenanya kita harus menyikapi kehidupan dunia ini sebagai tempat menanam modal. Di dunia ini kita menanam, yang kita akan panen di akhirat kelak. Kemudian manusia yang tidak memahami makna kehidupan di dunia ini, maka kecenderungannya hanya akan memanfaatkan kesempatan yang ada hanya sekedar untuk makan dan bersenang-senang saja. Mereka mengira bahwa dunia ini satu-satunya kehidupan. Firman Alloh :
   
Dan mereka berkata. Hidup adalah kehidupan kita di dunia ini saja dan kita sekali-kali tidak akan dibangkitkan. (QS. Al-An’am: 29). 

HADIRIN YANG MULIA ...
Mereka tidak mempunyai harapan kecuali balasan di dunia ini. Jika mereka berbuat baik, mereka mengharapkan imbalan di dunia saja. Itulah sebabnya kematian bagi mereka adalah akhir segala-galanya. 
   
24. Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.(QS: Al Jatsiyah)

HADIRIN YANG MULIA ... 
Cara pandang sebagian manusia tentang kehidupan dunia seperti itu, maka semasa komunitas masyarakat tersebut hanya dimanfaatkan untuk mengejar kesenangan hidup saja. Kesenangan menjadi tujuan hidupnya. Hedonisme atau hura-hura menjadi prioritasnya. Allah menggambarkan kehidupan mereka dalam firmannya: (
Dan orang-orang kafir bersenang-senang dan makan bagaikan makanannya binatang ternak. Dan Nerakalah tempat tinggal mereka. (QS. Muhammad 12) 

Sebagian di antaranya mereka ada yang senang kepada perhiasan hingga menjadi hamba perhiasan. Ada yang cinta kepada harta, sehingga ia menjadi budak harta. Ada yang tergila-gila kepada wanita, sehingga mereka bertekuk lutut di bawah kemauan wanita. Kepada mereka Rasulullah memberi ancaman: Binasalah hamba dinar, binasalah budak dirham, binasalah hamba-hamba sutera atau perhiasan. (HR. Al-Bukhari) 

HADIRIN YANG MULIA .
Perbedaan orang kafir dengan orang beriman dalam meman-dang kehidupan dunia itu amat jauh, orang kafir memandangnya sebagai satu-satunya kehidupan. Sedangkan orang mukmin memandangnya sebagai sarana menuju kehidupan di akhirat. Orang kafir memandangnya dunia ini sebagai tempat untuk melampiaskan segala keinginan sahwatnya, Media elektronik menyampaikan berita yang mencengangkan.. adanya praktek mucikari didunia maya yang di lakukan oleh generasi muda kita baru- baru ini di daerah bogor yang mampu di bongkar oleh kepolisian kiat.

HADIRIN YANG BERBAHAGIA 
Interpretasi yang berbeda, tentu saja melahirkan perbedaan perilaku. Masing orang, beriman tidak mungkin berbuat ma’siat, dan dosa. Sebab orang- orang yang beriman memahami dan meyakini, bahwa setiap amalnya dilihat dan dihitung oleh Allah, sedikit atau banyak pasti ada balasannya.  
Barangsiapa melakukan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya ia akan melihat (balasannya). Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya ia akan melihat (balasan)nya. (Al-Zalzalah 7-8) 

Karenanya seorang muslim tidak mungkin mau menjual agamanya untuk dunianya. Tidak akan menukar akhiratnya demi kenikmatan Hidonism. Mereka memiliki kecenderungan mengorban-kan kenikmatan dunia dari pada kehilangan kenikmatan akhirat? 
Apakah kamu puas dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan Firman Alloh  
38. Hai orang-orang yang beriman, Apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.
Akan tetapi semua perjuangan kita itu bukan semata-mata untuk kehidupan di dunia, bahkan itu semua kita peruntukkan bagi bekal kehidupan di akhirat. 

JAMAH JUM’AH YANG MULIA ... 
Selain mengerti dan memahami arti dan posisi kehidupan dunia, kitapun harus selalu ingat mati. Kematian itu sebuah kepastian. Setiap yang hidup pasti mati. Itulah sebabnya kita tak perlu takut mati, yang kita takuti adalah kehidupan setelah mati. Firman Alloh:

Semua yang ada di bumi ini akan binasa. Dan tetap kekal Dzat TuhanMu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (Ar-Rahman: 26-27) 

HADIRIN ...
Jika kita sudah tahu tujuan hidup, memahami arti dan posisi kehidupan dunia ini, tahu dan meyakini pula kepastian mati, maka tiada jalan lain kecuali pasrah diri kepada ilahi. Kita siap diatur dan mentaati seluruh aturan Alloh swt tanpa reserve. Untuk itu kita perlu mempelajari dan mengerti syari’at Islam. Kita harus tahu seluk beluk ajarannya, agar tidak meraba-raba lagi. Kita berjalan di atas sebuah kepastian, yaitu jalan keselamatan. Jika sudah kita temukan jalan ini, tak perlu lagi tengok kanan, tengok kiri. lurus berjalan saja mengikuti rel ini. 

HADIRIN ... 
Meskipun tekat dan komitmen kita sudah bulat, bukan berarti tantangan sudah selesai. Justru di sini tantangan dan cobaan akan datang silih berganti. Syaitan tidak pernah rela kita berada dalam bimbingan iman. Syaitan adalah musuh bebuyutan manusia, yang tidak senang masuk Neraka sendirian. Mereka akan menggalang kekuatan untuk mempengaruhi manusia. Tidak tanggung-tanggung mereka membuat konspirasi untuk menghabisi ummat Islam atau ummat Muhammad Shalallaahu alaihi wasalam
Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya: 
Sesungguhnya syaithan duduk pada beberapa jalan untuk menggoda anak cucu Adam. Dia duduk di jalan Islam, lalu ia berkata: Engkau masuk Islam, dan engkau tinggalkan agamamu dan agama nenek moyangmu? Lalu manusia membantahnya dan tetap dalam Islam. Kemudian syetan duduk pada jalan hijrah..? Akankah engkau tinggalkan tanah airmu? Lantas manusia membantahnya dan tetap berhijrah.
Syaitan pun duduk di jalan jihad, dan berkata: Engkau akan Jihad? Padahal perjuangan ini menghilangkan harta dan jiwa. Engkau berperang kemudian engkau mati atau terbunuh, lalu nanti istrimu dinikahi orang dan hartamu dibagi-bagikan?. Tetapi manusia membantahnya dan terus berjihad. Kemudian Rasulullah bersabda “ Barangsiapa yang melakukan demikian, kemudian mati maka adalah hak Allah untuk memasukkan ke dalam Surga.” (HR. Ahmad dan An-Nasai dari Sabrah bin Fakih). 

HADIRIN YANG BERBAHAGIA ... 
Demikian khutbah ini kami sampaikan, semoga Allah Subhannahu wa Ta'ala memberikan kekuatan kepada kita sehingga betul-betul faham makna hidup, teriring kebahagiaan di dunia sampai akhirat kelak.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ.اقول قول هذا فاستغفرواه انه هو الغفور الرحيم.



Rabu, 24 Oktober 2012


MATERI FIQIH HAJI DAN UMROH
Oleh :
Drs. H. Imam Gozali, M.Pd.I

 KEPALA KUA KECAMATAN LOSARI TAHUN 1433 H / 2012 M


A.    HAJI
1. Pengertian dan hukum haji
Menurut bahasa adalah menyengaja,seang menurut syariat Islam adalah sengaja mengunjungi Makah Al Mukarromah untuk mengerjakan ibadah yang terdiri atas tawaf,sa’i  wukuf  Mabit di Muzdalifah, Mabit di Mina, Lempar Jamarot dan amalan amalan lainnya.
Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima.Haji diwajibkan Allah swt atas setiap muslim yang mampu untuk mengerjakannya sekali dalam hidupnya.
Allah perintahkan dalam al qur’an surat al imran ayat 97.

2. SYARAT WAJIB DAN SYARAT SAH HAJI.
a. syarat wajib haji
-Beragama islam
-baligh/dewasa
-Berakal sehat
-merdeka
-Istita’ah /mampu
b. Syarat sah haji.
- Dilaksanakan sesuai batas – batas waktunya.
-Melaksanakan urutan rukun hajitidak dibolak balik.
-Dipenuhi syarat – syaratnya.
-Dilaksanakan ditempat yang telah ditentukan.


3. RUKUN HAJI
a. Ihram dengan niat ibadah haji.
b. Wukuf diarafah pada tanggal 9 dzulhijjah.
c. Thawaf(mengelilingi ka’bah sebanyak 7 x.
d. Sa’i(lari lari kecil dari bukit shafa ke bukit marwah dan sebaliknya).
e. Bercukur atau memotong sebagian rambut kepala(tahalul).
f. Tertib atau urut.

4. WAJIB HAJI
a.ihram dari miqat,baik miqat zamani maupun miqat makani.
b.hadir di mudzalifah setelah kembali dari arofah.
c. melontar jumrah aqobah pada hari raya haji.
d.Bermalam dimina
e.melontar 3 jamrah pada hari tasyrik.
f. tawaf wada’
g. menjauhkan diri dari semua larangan haji.

5. SUNAH HAJI.
a. ifrad,yakni mendahulukan haji kemudian umrah.
b. membaca talbiyah
c. berdo’a setelah membaca talbiyah.
d.membaca do’a atau dzkir sewaktu melakukan tawaf
e. shalat 2 rakaat setelah tawaf
f. Masuk ke ka’bah.

6.BEBERAPA LARANGAN BAGI ORANG YANG MELAKUKAN IBADAH HAJI.
a. laki-laki dilarang berpakaian yang berjahit.
b. Laki laki dilarang menutup kepala.
c. Perempuan dilarang menutup kepala.
d. laki laki maupun perempuan dilarang memakai harum haruman selama ihram.
e.laki laki an perempuan dilarang menghilangkan rambut atau bulu badan yang lain,uga memakai minyak rambut.
f.dilarang memotong kuku sebelum tahalul 1
h.Dilarang meminang,menikah,menikahkan,dan menjadi wali dalam pernikahan.
i. dilarang berburu dan membunuh binatang darat yang liar dan halal dimakan.

7.DAM (DENDA).
a. denda karena tidak dapathaji ifrad:
- menyembelih seekor kambing yang sah untuk berkurban.
b. denda karena melaggar larangan haji.
-mencukur rambut.
- Memotong kuku
- memakai pakaian berjahit
- berminyak rambut
- memakai harum haruman.
c. denda karena bersetubuh sebelum tahalul ke 2.
menyembelih seekor onta/sapi,7 ekor kambing.
d.denda karena membunuh binatang liar.
Menyembelih binatang jinak yang sebandig dengan binatang yang dibunuh.
e.Denda karena terhalang musuh sehingga tidak dapat meneruskan ibadah haji dan umrah ,hendaklah ia tahalul dengan menyembelih seekor kambing di tempat terhalang itu.

8. MACAM – MACAM HAJI.
a. Haji tamatuk.
Mengerjakan umrah dahulu baru mengerjakan haji.
b. Haji ifrad.
Mengerjakan haji saja yang dilakukan sebelum ibadah umrah.
c. Haji qiran
adalah mengerjakan haji dan umrah didalam satu niat atau satu pekerjaan sekaligus.

3. Tata cara pelaksanaan ibadah haji.
- ihram
- di arafah pada tanggal 8 dzulhijjah.
- 9 dzulhijjah mendengarkan khutbah wukuf.
- menuju mudzalifah
- menuju mina
- melempar jamrah aqobah.
g. Selanjutnya jamaah haji kembali lagi kemina dan bermalam dimina pada malam ke 11,12, zulhijah dan melontar ketiga jumrah setiap harinya.
h. tawaf wada’ atau tawaf pamitan.
B. Umrah.
Umrah ialah ibadah yang dilakukan ditanah suci mekah yang menyerupai ibadah haji dengan beberapa perbedaan.Hukum umrah adalah fardh ‘ain sekali seumur idup bagi setiap muslim yang memenuhi persyaratannya.
Allah berfirman dalam surat al baqoroh ayat 196.
“dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena allah…
Syarat wajib dan rukun umrah sama dengan haji kecuali wukuf,umrah tidak memakai wukuf diarafah.
Wajib umrah hanya ada 2 yaitu ihram dan dan tidak berbuat haram.Larangan umrah sama dengan larangan haji.Mikat makat makani ibadah umrah sama dengan ibadah haji

Minggu, 30 September 2012


TIGA PESAN MORAL KEPEMIMPINAN MUHAMMAD SAW
Khutbah Jum'ah di Masjid Jami' Al Amin
Pebatan - Wnasari - Kab. Brebes
Oleh Drs. H. Imam Gozali, M.Pd.I
Jum'at Tgl 28-9-2012
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللهم صل على سيدنا وحبيبنا محمد وعلى اله واصحابه اجمعين أَمَّا بَعْدُ  
ايها الحاضرون رحم كم الله اوصيكم ونفسى بتقوا الله كما قال الله تعالى فى القراء ن الكريم اعوذ با الله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

HADIRIN SIDANG JUM’AT YANG DIMULYAKAN ALLOH
Sejak pengujung abad 20 yang lalu hingga abad ke 21 sekarang ini, diskursus, perdebatan, pembahasan mengenai pemimpin atau kepemimpinan mencuat ke permukaan. Ada dua penyebabnya;
 Yang pertama, banyak pemimpin dalam berbagai bidang terlibat pelanggaran moral.
Kedua, mungkin karena usia dunia yang kita tempati ini semakin menua, dunia kita sekarang sudak tidak kuasa lagi untuk melahirkan pemimpin-pemimpin besar (The great leader) seperti pada masa abad- abad terdahulu.
Kenyataan ini dikeluhkan oleh Jeremie Kubicek (2011) dalam bukunya yang kontroversial, “Leadership is Dead: How Influence is Riviving it” (kepemimpinan telah mati: bagaimana pengaruh yang merupakan inti kepemimpinan bisa dihidupkan kembali). Dikatakan, pemimpin sekarang lebih banyak menuntut (getting), bukan memberi (giving), menikmati (senang-senang), bukan melayani (susah-payah), dan banyak mengumbar janji, bukan memberi bukti.
HADIRIN SIDANG JUM’AT YANG DIMULYAKAN ALLOH
Dalam fiqih siyasah Al Islamiyah, moral yang menjadi dasar kebijakan dan tindakan pemimpin adalah kemaslahatan bangsa.
Dikatakan:
تصرف الا يما م على الرعيته معلق بالمسلحة
tasharruf al-imam `ala al-ra`iyyah manuthun bi al-mashlahah(tindakan pemimpin atas rakyat terikat oleh kepentingan atau kemaslahatan umum). Jadi, pemimpin wajib bertindak tegas demi kebaikan bangsa, bukan kebaikan diri dan kelompoknya semata.
Kaidah ini diambil dari implementasi moral kepemimpinan baginda Nabiyulloh Muhammad SAW seperti disebutkan dalam Alquran karim,
ôs)s9 öNà2uä!%y` Ñ^qßu ô`ÏiB öNà6Å¡àÿRr& îƒÍtã Ïmøn=tã $tB óOšGÏYtã ëȃ̍ym Nà6øn=tæ šúüÏZÏB÷sßJø9$$Î/ Ô$râäu ÒOŠÏm§
 “Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (QS al-Taubah [9]: 128).
HADIRIN SIDANG JUM’AT YANG DIMULYAKAN ALLOH
Ada tiga sifat (moral) kepemimpinan yang di implementasikan oleh Nabiyulloh Muhammad SAW  disaat kapasitas belia sebagai pemimpin Umat, sebagai Pewnglima perang dan sebagai pemimpin Negara yang terdapat dalam surat At Taubah ayat 128 tersebut:
Pertama,  عزيز عليه ما عنتم (berat dirasakan oleh Nabi penderitan orang lain). Dalam bahasa modern, sifat ini disebut sense of crisis, yaitu kepekaan atas kesulitan rakyat yang ditunjukkan dengan kemampuan berempati dan simpati kepada pihak-pihak yang kurang beruntung.
Secara kejiwaan, empati berarti kemampuan memahami dan merasakan kesulitan orang lain. Empati dengan sendirinya mendorong simpati, yaitu dukungan, baik moral maupun material, untuk mengurangi derita orang yang mengalami kesulitan.
Kedua,    حريص عليكم  بالمؤ منين (amat sangat berkeinginan agar orang lain aman dan sentosa). Dalam bahasa modern, sifat ini dinamakan sense of achievement, yaitu semangat yang mengebu-gebu agar masyarakat dan bangsa meraih kemajuan. Tugas pemimpin, antara lain,  menumbuhkan harapan dan membuat peta jalan politik menuju cita-cita dan harapan itu.
Ketiga,   رؤف الرحيم (pengasih dan penyayang). Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Nabi Muhammad SAW adalah juga pengasih dan penyayang. Orang-orang beriman wajib meneruskan kasih sayang Allah dan Rasul itu dengan mencintai dan mengasihi umat manusia. Kasih sayang (rahmah) adalah pangkal kebaikan. Tanpa kasih sayang, sulit dibayangkan seseorang bisa berbuat baik. Orang yang tak memiliki kasih sayang, tak bisa diharap kebaikan darinya.”
HADIRIN SIDANG JUM’AT YANG DIMULYAKAN ALLOH
Menurut pendapat ulama besar dunia, Rasyid Ridha, tiga moral ini wajib hukumnya untuk dimiliki oleh seorang pemimpin. Karena, tanpa ketiga moral ini, seorang pemimpin,  bisa dipastikan tidak akan mampu bekerja untuk rakyat, tetapi bekerjanya hanya sekedar untuk kepentingan dirinya sendiri dan sekedar menorehkan namanya dalam diskripsi atau narasi sejarah, juga hanya untuk mencari popularitas serta  memperkaya diri, dan kelompoknya saja. Maka betapa pentingnya moralitas bagi seorang pemimpin.
HADIRIN SIDANG JUM’AT YANG DIMULYAKAN ALLOH
Demikian khutbah singkat yang mampu saya sampaikan semoga dalam pesta demokrasi pada tanggal 7 Oktober 2012 nanti, kita masyarakat brebes mampu memilih dan memilah pemimpin yanbg ideal sebagaimana yang telah di implementasikan oleh Baginda Nabiyulloh Muhammad saw dan mampu membangun Brebes dengan baik di segala sektor kehidupan masyrakat Brebes, terutama di bidang Ekonomi, , Kesehatan Pendidikan sebagai peningkjatan sumber daya manusia, dan syiar  Agama…Amin.

برك الله لي  ولكم في القر ء ن العظيم ونفعني وايا كم بما فيه من الايات وذكرالحكيم اقول قول هذا فا ستغر الله العظيم انه هوالغفور الرحيم